PASTI GAK SADAR! Ternyata 3 Filsafat Ini Mengendalikan Hidup Kalian Setiap Hari!

 


Kalian mungkin gak sadar, tapi filsafat udah ngendaliin hidup kita sejak bangun tidur sampe balik ke kasur lagi. Gak percaya? Baca terus, ntar kalian bisa mikir dua kali!

Kata siapa ilmu filsafat cuma buat anak Filsafat UI atau obrolan ngopi jam 11 malam yang bikin pusing? Nyatanya, tanpa kalian sadari, ketika kaliam mikir, ngambil keputusan, bahkan ngadepin mantan, semuanya itu ada unsur filsafatnya.

Dan tanpa kalian sadari kalian itu udah ngejalanin hidup berdasarkan prinsip filsafat tertentu, padahal kalian gak pernah baca bukunya sama sekali. Nih, aku kasih 3 konsep filsafat yang (secara halus tapi intens) ngatur hidup kalian tiap hari.

 1. Stoicism (Stoisisme) 

Pernah kesel gara-gara jalan macet?

Trus misuh-misuh sendiri di motor, padahal kalian tau ngambek pun gak bikin jalanan lancar.

Nah, di sinilah Stoisisme main peran.

Apa sih Stoisisme itu?

Singkatnya stoisisme itu “Fokus sama hal yang bisa kalian kontrol, dan cuekin yang enggak bisa kalian kontrol.”

Kalian gak bisa ngatur cuaca, kemacetan, atau omongan orang. Tapi kalian bisa mengatur respon kalian terhadap suatu peristiwa.

"Bukan kejadian yang bikin kita stres, tapi respon kita terhadap kejadian itu."

Epictetus, 50 Masehi tapi masih relevan kayak IG story mantan

Contoh gampang:

• Ketika kalian di-PHP-in klien. Yang bisa kalian kontrol cuma Cara kalian follow up, dan cara kaliam move on.

• Kalian gagal di sebuah project. Bisa kalian jadikan alasan buat nyalahin dunia, atau jadi pelajaran dan move ke next step.

Orang yang Stoic tuh bukan berarti dingin dan cuek. Tapi mereka punya mental tembok baja yang tahan banting. Dan kalian bisa mulai dari hal kecil: pas lagi emosi, tarik napas dan tanya, “Ini bisa aku kontrol gak sih?”

2. Hedonism 

Jujur aja:

• Scroll TikTok 2 jam tanpa sadar?

• Check out Shopee tengah malam cuma karena lucu?

• Nongkrong tiap weekend demi konten “healing”?

Welcome to the club, bro. Kalian lagi dikuasai filsafat Hedonisme.

Apa sih Hedonisme itu?

Hedonisme itu filosofi yang bilang bahwa tujuan utama hidup adalah mencari sebuah kesenangan.

Terdengar asik ya? Ya, karena emang enak.

Tapi masalahnya, kesenangan jangka pendek kadang ngorbanin kebahagiaan jangka panjang.

• beli iPhone terbaru pake cicilan 12 bulan.

• Dopamin dapet.

• Tapi tagihan juga ikut dateng, dan kalian mulai mikir: “Aku kenapa sih begini?”

Filosofi ini gak sepenuhnya jelek ya. Kita juga butuh me time, kita butuh happy. Tapi kalo semua keputusan kalian selalu berdasar "yang penting enak sekarang", bisa-bisa kalian nyesel nanti.

Hedon itu bukan musuh. Tapi kayak cabe, sedikit bikin sedap, kebanyakan bikin sakit

3. Existentialism 

Kalian pernah bengong jam 1 pagi dan mikir:

“Gue sebenernya hidup buat apa, sih?”

Nah, itu momen eksistensialis lo keluar.

Eksistensialisme adalah filosofi yang bilang bahwa hidup gak punya makna dari sononya. Tapi kalian bebas banget buat ngebentuk makna diri kalian sendiri.

Kalian mau jadi seniman, pengusaha, tukang bakso, atau malah backpacker keliling dunia?Semuanya valid asal kalian bertanggung jawab sama pilihan itu.

“Kita dikutuk untuk bebas.” 

Jean-Paul Sartre (mungkin galau pas nulis ini)

Contoh eksistensial sehari-hari:

• Ketika milih kuliah jurusan yang gak kalian suka, terus ngerasa hampa.

• Ketika resign karena pengen cari “meaning” dalam hidup.

• Ketika bingung mau nikah muda atau bangun karier dulu.

  Semua itu eksistensial banget, dan kalian gak sendiri.

Eksistensialisme ngajarin kita buat berhenti nyalahin nasib, dan mulai bertanya: “Hidup kayak gimana sih yang aku mau?

Gak usah nunggu ‘jawaban besar dari semesta’. Kadang, jawabannya bisa kita bentuk sendiri lewat pilihan kecil tiap hari.

Filsafat Bukan Buat Sok Pintar, Tapi Buat Bertahan Hidup

 Jadi, kalian udah sadar kan. 

Tiap kalian marah, seneng, bingung, atau beli barang impulsif—ada filsafat yang ngarahin pola pikir kalian. 

Entah kalian sadar atau enggak, kalian udah jadi pemain aktif di dunia filsafat. Bukan di ruang kuliah, tapi di kehidupan nyata.

 Sekarang tinggal kalian pilih:

• mau hidup kalian dikendalikan secara random?

• Atau mau mulai ngontrol arah pikiran kalian sendiri?


Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Disiplin Lebih Penting daripada Motivasi

10 Penemuan yang Diciptakan Karena Kecelakaan – Nomor 1 Paling Terkenal!

Peringatan Hari Kartini: Literasi Membuka Jendela Dunia